Kamis, 11 November 2010

Banjir Jakarta

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia memprediksi bencana banjir di Jakarta akan datang lebih cepat. Dengan kondisi Proyek Banjir Kanal Timur yang belum selesai, buruknya saluran drainase, masalah kerusakan di 13 aliran sungai, dan musim hujan yang mencapai puncaknya pada bulan itu, banjir diperkirakan lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

”Banjir diperkirakan makin besar karena berbarengan dengan datangnya banjir air pasang laut atau rob. Banjir terus terjadi karena negara salah urus dalam mengelola sumber daya dan penataan ruang,” kata Direktur Eksekutif Walhi Jakarta Ubaidillah.
Walhi secara spesifik mengkritik kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Di bawah kepemimpinan Fauzi Bowo, tidak juga ada kebijakan yang mampu mempercepat akselerasi program penanggulangan banjir.

Banjir kian menghantui warga Jakarta, setelah Fauzi Bowo sendiri, Selasa, mengingatkan warga yang tinggal di dekat Kali Pesanggrahan agar waspada.
Dengan banyak fakta yang mengkhawatirkan itu, Walhi mendesak pemerintah bertindak cepat dan tepat. Walhi juga meminta masyarakat Jakarta kembali bersiap menghadapi banjir.

Secara terpisah, Pemerintah Kota Jakarta Timur mengimbau pelaksana Proyek BKT menjaga kebersihan jalan yang dilewati truk-truk proyek yang mengangkut tanah galian. ”Saya sudah menerima banyak keluhan warga tentang tanah yang berceceran di jalan itu,” ujarnya.

Sumber : Kompas.com




Pendapat :

Banjir yang terjadi pada hari ini tampaknya banjir tahunan yang biasa dialami warga Ibu Kota, utamanya yang tinggal di bantaran kali. Kurangnya kesadaran warga dan tingkat buruknya kebiasaan warga ibukota seperti membuang sampah disepanjang sungai tentu menjadi penyebab yang sangat sulit teratasi. Apalagi akhir-akhir ini hampir setiap hari Jakarta diguyur hujan dengan intensitas yang cukup besar. Kalau saja warga Jakarta mau bahu mambahu mengatasi sampah dan tidak tinggal dibantaran sungai, mungkin banjir yang telah menjadi hal lumrah di Jakarta akan berkurang.


Solusi :

Kerjasama atau peran serta pemerintah dan warga Jakarta seperti penanganan warga yang tinggal dibantaran sungai dan tempat pembuangan sampah yang cukup dengan jumlah limbah yang dihasilkan warga setiap harinya tentu sangat berpengaruh terhadap masalah-masalah yang timbul diJakarta khususnya tentang masalah banjir. Dalam menangani korban banjir, pemerintah jangan tumpang tindih dan membiarkan masalah banjir berlarut-larut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar